Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Welcome to University Of 17 Agustus 1945 Surabaya

Mobile Version

PEDULI PACITAN, UNTAG KIRIM BANTUAN


Selasa, 02 Januari 2018 - 09:55:30 WIB

Diposting oleh : Admin
Kategori: Untagtual - Dibaca: 115 kali


Bantuan Untag untuk Pacitan dari Tim LPPM Peduli Bencana sampai pada 5 Desember. Tepat pukul 04.08, tim dari kampus swasta ternama di Surabaya yang mengirim bantuan sampai di lokasi. Di Posko Bencana Alam yang ditempatkan di Koramil Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan itu, tim menurunkan kebutuhan para penyandang bencana berupa makanan bayi, pakaian bayi, alat tulis dan makanan instan.

Setelah diterima, posko akan langsung mendistribusikan bantuan. Pihak yang menyampaikan bantuan itu utamanya pihak Koramil Kecamatan Ngadirojo kepada korban. Mereka yang menerima ini disesuaikan dengan data yang dimiliki oleh posko sehingga benar-benar tepat sasaran.

Diterangkan oleh Tim LPPM Peduli Bencana, aksi pengiriman bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Untag terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah. Kegiatan itu juga dimaksudkan untuk merangsang masyarakat agar turut berpartisipasi membantu korban yang terdampak bencana alam yang terjadi di bulan akhir di ujung tahun 2017 ini.

Menurut penuturan Ketua YPTA, kegiatan ini muncul atas cetusan ide dari alumnus Untag yang pernah menjalani KKN di Pacitan. Saat bencana terjadi, alumnus berkeinginan untuk membantu warga yang terkena musibah di Pacitan. “Selain peduli bencana, kegiatan sosial ini juga dimanfaatkan oleh LPPM Peduli Bencana Untag sebagai kesempatan mengobservasi permasalahan yang dihadapi masyarakat Pacitan,” ujar Direktur LPPM, Dr. Ir. Moeslimin Abdul Rachiem.

Bantuan yang sampai di Pacitan itu dikirim menggunakan pick-up milik jasa ekspedisi. Pengiriman langsung dilakukan begitu tim mendapatkan ‘restu’ dari Rektor 1 Untag dan juga Ketua YPTA. Begitu bantuan lebih dulu sampai, tim menyusul berangkat ke Pacitan untuk memastikan penerimaannya di lokasi. Dari pantuan tim yang berada di wilayah terdampak, kondisi terakhir sudah kondusif.

Bahkan masyarakat bersama TNI/POLRI tampak bahu-membahu membersihkan sisa-sisa longsor. Aksi bersama itu didukung cuaca yang sangat tenang meski langit sedikit mendung. Dari respon berbagai pihak yang cepat itu, penanganan hanya tinggal pembersihan sisa-sisa bencana. Namun begitu, gotong royong semua pihak terus dibutuhkan.

Bahkan secara khusus, Tim LPPM Peduli Bencana menerima permintaan masyarakat untuk melakukan KKN terhadap tanggap bencana. Tim diharapkan bisa memberi masukan apa yang harus dilakukan agar supaya bencana serupa tidak terjadi lagi.



Terkait


0 Komentar :


Isi Komentar :