Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Welcome to University Of 17 Agustus 1945 Surabaya

Mobile Version

Seminar Enterpreneurship UNTAG-EQWIP HUBS: Berbisnis ala Millenials


Senin, 18 Desember 2017 - 12:13:59 WIB

Diposting oleh : Admin
Kategori: Untagtual - Dibaca: 341 kali


Jiwa wirausaha atau  entrepreneurship terus dibangkitkan oleh Untag Surabaya. Kali ini lewat seminar enterpreneurship bertema "Youth-Friendly Innovative Business Opportunities." Seminar yang digelar FISIP Untag Surabaya bekerja sama dengan EQWIP HUBS Canada itu membahas seputar peluang bisnis dan juga tips maupun strategi dalam bisnis yang Youth-Friendly. Acara di Auditorium Untag Surabaya itu dibuka Celia McLean, Business Advisor EQWIP HUBS.

FISIP Untag Surabaya menggandeng EQWIP HUBS karena  lembaga yang berpusat di Kanada dan mewadahi para volunteer dari seluruh dunia tersebut memiliki tujuan meningkatkan kesejahteraan di berbagai negara salah satunya Indonesia dalam kontur sosial, budaya dan politik. Dengan menggandeng EQWIP HUBS, Untag Surabaya ingin membekali mahasiswa dengan kesiapan berwirusaha yang jitu.

42 mahasiswa Untag dari berbagai fakultas tampak antusias mengikuti seminar yang membahas mengenai peluang bisnis dan juga tips dan strategi dalam berbisnis ini.   Direktur EQWIP HUBS  Celia McLean tampil sebagai salah satu nara sumber, pembahas lainnya adalah Widyosono Estitoyo (Oost Koffie & Thee Owner), Novarina Irmawati (Akademisi FISIP Untag Surabaya), Siti Mudjanah (ketua kerjasama EQWIP HUBS-UNTAG), dan Rektor Untag Surabaya Dr Mulyanto Nugroho MM CMA CPAI. 16 relawan  EQWIP HUBS tampak turut hadir dan berinteraksi dengan peserta, sementara bertindak sebagai penerjemah, Irmasanti, MA yang juga dosen Program Studi Ilmu Komunikasi.

Masing-masing memberikan gambaran apa yang harus disiapkan untuk bisa berwirausaha. Seperti Novarina Rachmawati yang menekankan bahwa keunikan produk merupakan hal yang utama untuk sukses dalam berbisnis. Sementara Widyosono menyampaikan beberapa poin mengenai bisnis yang ‘Youth-Friendly’ atau bisnis dengan segmentasi pasar generasi millenial. Salah satunya adalah kriteria pangsa pasar kids zaman now alias anak zaman sekarang. Ia mengungkapkan ada lima kriteria pasar millenials yang harus diperhatikan agar memudahkan siapa saja untuk cepat mereguk keuntungan berbisnis.

Saat ini, pebisnis banyak memasang target pelanggan berusia 15-30 tahun yang sangat luas. Mareka ini biasanya memiliki ketertarikan terhadap influence power yang dimiliki oleh selebgram, YouTuber dan juga blogger. Tak heran jika lapak milik artis selalu laris manis seperti produk camilan yang dijual oleh seorang YouTuber Ria Ricis. “Produknya break event point (BEP) atau balik modal hanya dalam kurun waktu 14 hari saja,” terangnya.

Berikutnya perlu disadari bahwa penikmat bisnis itu selalu menginginkan hal yang instan. Juga menyukai aplikasi gratis meskipun penuh dengan iklan, dalam hal ini adalah produk app smartphone. Mereka memiliki buying power yang sangat besar. “Para millenials ini tidak akan ragu-ragu membeli barang jika proses pembelian dapat dilakukan dengan mudah,” terangnya.

Dengan paparan para pembicara yang menelaah informasi terkini itu, seminar diharapkan sesuai dengan tujuan yaitu memotivasi mahasiswa khususnya FISIP untuk berwirausaha. Menurut ketua pelaksana, Afifatur Rohmah SAb MIKom, dasar utama dari bisnis adalah ekonomi dan komunikasi. “Itulah mengapa seminar ini telah diadakan di Fakultas Ekonomi dan sekarang FISIP. Selain itu, seminar ini juga bertujuan menarik minat mahasiswa untuk membuat proposal bisnis yang nantinya dapat didanai oleh EQWIP-HUBS,” terangnya. (*)



Terkait


0 Komentar :


Isi Komentar :


umraniye escort
instagram takip���§i sat���±n al
izmir escort
canli bahis
seks filmi
ankara escortlar
oral steroid
sirinevler escort avcilar escort halkali escort sirinevler escort bakirkoy escort istanbul escort sirinevler escort atakoy escort beylikduzu escort istanbul escort beylikduzu escort
bodrum escort