Welcome to University Of 17 Agustus 1945 Surabaya

Mobile Version

DINSOS SURABAYA GANDENG UPKP UNTAG SURABAYA LAKSANAKAN PSIKOTEST BAGI CALON PENERIMA BEASISWA S1


Kamis, 24 Agustus 2017 - 14:58:28 WIB

Diposting oleh : Admin
Kategori: Untagtual - Dibaca: 364 kali


Pemerintah Surabaya melalui Dinas Sosial memberikan beasiswa pendidikan untuk warga Surabaya. Beasiswa ini ditujukan khusus bagi putra putri dari keluarga miskin yang ada di Surabaya. Program Beasiswa Mahasiswa Asuh UPTD Pondok Sosial Kalijudan ini diharapkan bisa mengantarkan warga Surabaya yang kurang mampu mengenyam pendidikan sampai Perguruan Tinggi.

 

Tahapan seleksi bagi penerima beasiswa ini sudah sampai tahap Psikotest, yang diikuti oleh 400 orang mahasiswa dari semua perguruan tinggi negeri di Kota Surabaya. Dilaksanakan di Gedung Pascasarjana Untag Surabaya pada 20 Agustus 2017, psikotest ini menggandeng Unit UPKP Untag Surabaya sebagai tim pelaksana tes. Psikotest terdiri dari  tes Intelijensi termasuk tes kemampuan dan bakatnya, tes kepribadian dan tes minat calon penerima beasiswa. “3 poin utama ini yang sangat kita perhatikan. Jadi  tidak bisa salah satunya menjadi dominan di antara yang lain”, ujar Drs. Yanto Parasetyo Msi, Psikolog Koordinator sekaligus dosen Fakultas Psikologi Untag Surabaya..

 

Ditambahkan oleh Drs. Yanto Prasetyo, “Dinas Sosial memberikan beasiswa kepada anak-anak yang dianggap berpotensi untuk berprestasi dalam dunia pendidikan. Nah, dari seleksi itu akan diketahui bakatnya, minatnya, sehingga dari anak-anak yang tinggal di Kotamadya Surabaya itu bisa mencapai cita-citanya berdasarkan bakat dan minatnya itu. Lebih jauh, mereka diharapkan juga bisa berperan aktif dalam membangun kota Surabaya.”

 

Sementara itu, Eli Lutfian selaku ketua pelaksana dari Dinas Sosial UPTD Pondok Sosial Kalijudan mengatakan, “Psikotes ini untuk calon mahasiswa aktif kampus dan telah lolos tes administrasi. Jadi mereka ini warga Surabaya dari keluarga kurang mampu dan diterima di perguruan tinggi negeri yang ada di kota Surabaya. Psikotes menjadi tahapan paling terakhir sehingga hasilnya sangat menentukan layak tidaknya mereka menerima beasiswa dari Pemkot melalui Dinas Sosial UPTD Pondok Sosial Kalijudan.”  

 

Eli Lutfian berharap, “Mudah – mudahan anak – anak dari keluarga kurang mampu di Kota Surabaya bisa melanjutkan kuliah, menata masa depan yang lebih baik.” Senada dengan itu, Drs. Yanto Prasetyo menambahkan,”Secara intektual, rata-rata peserta termasuk kateori cerdas, sehingga diharapkan tidak mengalami kesulitan dalam proses belajar. Namun, tes minat bakat dirasa sangat penting karena percuma pinter, minatnya tidak ada yang baik tapi terus kemudian  malas-malasan kuliahnya.  Itu yang harus dihindari,  agar beasiswa yang mereka dapatkan dari Dinsos Pemkot Surabaya dapat mereka manfaatkan dengan penuh tanggung jawab.”



Terkait


0 Komentar :


Isi Komentar :