Welcome to University Of 17 Agustus 1945 Surabaya

Mobile Version

Mahasiswa Sastra Jepang Untag Surabaya Raih Beasiswa Monbukagakusho (MEXT) Japanese Studies di Hokkaido University


Jumat, 18 Agustus 2017 - 14:46:24 WIB

Diposting oleh : Admin
Kategori: Untagtual - Dibaca: 372 kali


Indah Ayu Wilujeng, Mahasiswi Fakultas Sastra prodi Sastra Jepang berhasil meraih Beasiswa program Beasiswa Pemerintah Jepang Monbukagakusho (MEXT) di Hokkaido University,  Program Japanese Studies.

Untuk mendapatkan beasiswa ini tidaklah gampang, Indah mengatakan,”Saya sudah mencoba berbagai macam program beasiswa akan tetapi masih tetap gagal.” Meski begitu, gadis berkacamata ini tak putus asa,”Tahun lalu saya gugur pada tahapan tes tulis, tapi akhirnya di tahun ini saya berhasil mendapatkan kesempatan menimba ilmu di Hokkaido University berkat beasiswa Monbukagakusho” ujarnya berbunga-bunga.

“Saya mengambil jurusan Sastra Jepang, dengan konsentrasi linguistic sesuai program studi yang sedang saya jalani di Untag. Masa studi yang akan saya tempuh di sana selama 1 tahun. Beasiswa ini semacam Student Exchange untuk melanjutkan S1 di Hokkaido University. Nanti di Jepang akan ada tes tulis untuk menentukan level dan kelas,” ungkap Mahasiswi asal Kota Pahlawan tersebut.

Indah patut berbangga dan bersyukur, kerja keras dan doa yang dia lakukan selama ini akhirnya membuahkan hasil.  Di antara tahapan – tahapan yang harus dilalui, tes tulislah yang menurutnya sangat berat, karena merupakan tes tulis level advance. Dari 12 mahasiswa seluruh Indonesia yang lolos beasiswa dari pemerintah Jepang ini Indah merupakan satu-satunya  wakil  dari Jawa Timur. Indah akan menjalani masa studi mulai tanggal 18 September 2017. Beasiswa ini membebaskan semua biaya, dan setiap bulan Indah akan mendapat dana 117.000 yen atau setara dengan Rp 14.040.000.-

Kaprodi Sastra Jepang, Novi Andari SS., M.Pd,  sangat berharap prestasi Indah ini dapat memotivasi mahasiswa Untag lain untuk mengikuti berbagai macam beasiswa yang ditawarkan oleh Pemerintah Jepang ini. “Sebenarnya program-program ini ada tiap tahun dan selalu diinformasikan kepada mahasiswa, namun keberanian mahasiswa untuk mencoba nampaknya masih perlu didorong lebih kuat,” kata Novi sembari menambahkan, “Kalau mahasiswa aktif, fakultas pun akan all out membantu.” Secara khusus, Novi berpesan kepada Indah agar nanti tetap menjadi diri sendiri, dan tetap low profile. Sekembalinya dari Jepang nanti diharapkan Indah dapat berbagi pengalaman dan ilmu untuk adik tingkat maupun mahasiswa lainnya di Fakultas Sastra Jepang.



Terkait


2 Komentar :


Isi Komentar :