Welcome to University Of 17 Agustus 1945 Surabaya

Latih Konsentrasi Anak Hiperaktif dengan Game buatan Mahasiswa UNTAG Surabaya


Kamis, 20 Juli 2017 - 15:15:55 WIB

Diposting oleh : Admin
Kategori: Untagtual - Dibaca: 283 kali


Bagi sebagian orang tua yang memiliki anak dengan Attention Deficit/hyperactivity Disorder (ADHD) atau biasa dikenal hiperaktif mungkin kewalahan dan tidak sanggup meladeni perilaku sang anak. Hiperaktifitas pada anak cenderung susah dalam mengatur aktifitas dan sulit fokus, dampaknya sang anak tidak bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan dan gagal dalam menyelesaikan tugas-tugas secara akademik.

Bagi Mahasiswa Universitas Tujuh Belas Agustus (Untag) Surabaya Adri Aktur Kaunang (22) hal ini menarik untuk diteliti, dari ketertarikannya itulah dia menciptakan Game yang dapat meningkatkan tingkat konsentrasi sang anak yang memiliki hiperaktifitas. Game yang ia ciptakan cukup sederhana, yakni terdiri dari dua permainan seperti Puzzle dan Maze.

Cara bermain nya pun juga mudah, untuk permainan puzzle sang anak dituntut untuk menyusun gambar yang telah diacak. Sementara dalam permainan maze bentuknya seperti labirin sederhana. Setiap permainan memiliki hitungan waktu, sehingga dapat diketahui berapa lama sang anak bermain dan menyelesaikan permainan tersebut.

Adri yang mengambil jurusan informatika di Untag Surabaya ini mengaku, pemainan yang ia ciptakan dapat meningkatkan daya konsetrasi yang sebelumnya tingkat konsentrasinya kurang. Aplikasi permainan yang ia ciptakan tersebut sekaligus menjadi metode latihan alternatif sang anak yang mendukung terapi yang pernah dijalani.

Dari hasil pengujian yang dilakukan Adri terhadap lima anak penyandang hiperaktifitas yang menggunakan aplikasi permainannya, ternyata telahberhasil meningkatkan konsentrasi sang anak. Dalam pengujiannya rata-rata sang anak memainkan puzzle selama 234 detik dan maze 296 detik. (Randie)



Terkait


1 Komentar :


  • Articles that have significant and savvy remarks are more agreeable, at any rate to me. It’s fascinating to peruse what other individuals thought and how it identifies with them or their customers, as their point of view could help you later on.

Isi Komentar :