Welcome to University Of 17 Agustus 1945 Surabaya

Mobile Version

Hasil Karya Alat Optimalisasi Energi Listrik Berbasis PLC Oleh Ika Dan Aji Mahasiswa Teknik Elektro UNTAG Surabaya


Jumat, 22 Januari 2016 - 13:14:50 WIB

Diposting oleh : Redaksi
Kategori: Untagtual - Dibaca: 295 kali


Dua mahasiswa Teknik Elektro Fakultas Teknik (FT) UNTAG Surabaya membuat alat Optimalisasi Energi Listrik Dengan Rancang Bangun Otomasi Beban Berbasis PLC. Dua mahasiswa tersebut adalah Ika Pribadi Permana Putra Shukma dan Aji Purnomo.

Saat dikonfirmasi warta17agustus.com, Ika menjelaskan ide membuat alat itu muncul ketika ia bersama rekannya melihat banyak pemborosan dalam penggunaan energi listrik terutama pada gedung perkantoran dan industri. Pada ruangan kantor pada saat jam kerja tidak ada pegawai yang beraktifitas dalam ruangan dan penggunaan energi tetap terpakai.

“Ini sudah termasuk bentuk pemborosan. Untuk itu, kami  membuat alat khusus untuk mengefisiensikan penggunaan energi listrik sehemat mungkin,” kata Ika, mahasiswa kelahiran Bontang itu.

Sistem kerja alat ini, lanjut Ika, berdasarkan setting waktu dari hari Minggu sampai Sabtu dengan setting waktu yang berbeda. Alat tersebut juga dilengkapi dengan sensor gerak PIR KC7783R sebagai online terhadap PLC yang mengatur otomatisasi dari penggunaan energi listrik.

Selain itu, alat karya mahasiswa semester 7 ini bekerja berdasarkan sensor gerak sebagai trigger utama saklar yang nantinya sebagai perintah hidup dan perintah akan dikirim ke PLC untuk memerintahkan on kepada output. Sensor gerak selain berfungsi sebagai trigger on juga dapat sebagai trigger off.

“Apabila di ruangan tidak ada aktifitas manusia dengan selang waktu semisal 10 menit, maka sensor akan memerintahkan PLC untuk mematikan output. Dan, apabila pada saat off, sensor gerak akan mendeteksi kegiatan manusia kembali dengan cara sensor mengirimkan perintah kepada PLC on,” papar Ika.

Sedangkan rekan Ika, Aji Purnomo memaparkan hasil pengujian mereka. Dari hasil pengujian, pemakaian listrik dengan cara manual lebih tinggi dibandingkan pemakaian daya yang diatur secara otomatis dengan PLC.

“Dari hasil pengujian selama dua minggu ini didapat penghematan penggunaan KWH meter sebesar 27,6 %. Kelebihan dari alat ini juga bisa disetting berbeda-beda tiap harinya sesuai keinginan pengguna,” tutup Aji, mahasiswa yang berdomisili di Desa Kemuning RT 20, RW 4 Kecamatan Tarik, Sidoarjo tersebut. (k_nan)



Terkait


0 Komentar :


Isi Komentar :